Senin, 23 Juli 2012

Minggu, 15 Juli 2012

Jumat, 13 Juli 2012

Piranha


From: "rusminnoer"

 

http://news.detik.com/read/2012/07/12/160000/1963881/1148/buru-ikan-piranha-china-tawarkan-hadiah-uang-bagi-warga?9911012

Buat yg mau jadi teroris,
Tebar piranha aja di sungai-sungai... di danau-danau...
Dijamin dosanya banyak dan berketurunan...

__._,_.___

Selasa, 10 Juli 2012

Ikan-ikan Indikator Bermunculan di Perairan Padang


From: Seafood Savers



Kompas

July 3, 2012

Ikan-ikan Indikator Bermunculan

Padang, Kompas - Beberapa jenis ikan indikator terpantau di kedalaman sekitar tujuh meter di perairan Pulau Pisang Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (2/7). Keberadaan ikan-ikan sebagai penanda adanya ikan-ikan target bernilai ekonomis bagi nelayan.

Hal serupa ditemukan di perairan Teluk Buo, Kota Padang. Keberadaan sejumlah spesies itu juga terpantau di kedalaman sekitar tujuh meter. Sejumlah jenis ikan indikator yang terlihat, antara lain, parrotfish, hipposcarus, chaetodon, thalassoma, dan caesio. "Ikan-ikan indikator ini menjadi petunjuk keberadaan ikan target," kata peneliti Yayasan Minang Bahari, Samsuardi.

Ia menambahkan, hal itu terjadi karena keberadaan tutupan baru beberapa jenis terumbu karang baru. Sebelumnya, terumbu karang di kawasan itu rusak.

Salah satu nelayan di kawasan itu, Amrizal (43), mengatakan, populasi ikan di kawasan itu turun dalam 15 tahun terakhir. Pada masa itu, jumlah ikan yang ditangkap dalam satu hari bisa mencapai 100 kilogram.

"Sekarang ini saya harus berlayar jauh hingga perairan Kepulauan Mentawai. Di sana, ikan yang bisa saya tangkap masih lumayan," ujarnya. (INK)


logo 
Wiro Wirandi Corporate Campaigner, WWF-Indonesia
Tel: 622177829461 | Mobile: 6281233779998
www.wwf.or.id/seafoodsavers

 

Twitter Latest tweet: Saviors of seafood, oceans and the earth | The Jakarta Post: http://t.co/nsV3lSlW Follow @seafoodsavers Reply Retweet   12:42 May-16
Latest post: Seafood Savers joins in Facebook!
  Like · Comment · Share
Please consider your environmental responsibility. Before printing this e-mail message, ask yourself whether you really need a hard copy.

--

piranha 3rb`an

Ikan2 seperti ini.banyak dijumpai di.kios2 ikan hias....

Minyak cengkeh pengganti potas?


From: "Aulia Rahman"

http://www.kbr68h.com/berita/nasional/29796-nelayan-bisa-gunakan-minyak-cengkeh-untuk-menangkap-ikan

 

KBR68H, Cairns – Pemerintah diminta untuk menyosialisasikan penggunaan minyak cengkeh sebagai pengganti potasium yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan.

Peneliti dari Pusat Penelitian dan Penhembangan Oseanologi Suharsono Soemoremukso mengatakan, minyak cengkeh lebih ramah lingkungan dibandingkan potasium. Harganya juga tidak terlalu mahal. Namun, kendala yang dihadapi adalah kemampuan untuk memproduksi minyak cengkeh dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan nelayan.

 

"Cuma dia harus di etanol dulu pokoknya di alcohol dulu baru kemudian disemprotkan.  itu hasilnya sama dan ikannya juga lebih sehat. Minyak cengkeh ini kan tidak dibuat dalam jumlah banyak di Indonesia. Nanti kalau permintaannya banyak pasti naik kan. Padahal saat ini berimbang kalau pakai minyak cengkeh. Costnya, yah hampir sama dengan potasium. Memang yang paling susah itu gini, potasium itu memang yang paling murah dan mudah sekali didapat."kata Suharsono kepada KBR68H dan The Jakarta Post di sela-sela Simposium Terumbu Karang Internasional ke-12 di Cairns, Queensland, Australia.

Sebelumnya, berdasarkan penelitian LIPI, mayoritas nelayan di Indonesia mengggunakan potasium untuk menangkap ikan. Zat kimia ini bisa memudahkan nelayan untuk mendapatkan ikan dalam jumlah banyak. Namun, potasium termasuk zat kimia yang bisa berdampak buruk terhadap terumbu karang dan juga ekosistem laut.

Penggunaan potasium akan membuat ikan kecil di laut mati. Selain itu akan berpengaruh terhadap pertumbuhan terumbu karang. Terhambatnya pertumbuhan terumbu karang akan membuat ikan kehilangan tempat berlindung dan juga sebagai penyedia makanan.

 

 

____________________